Kisah Shahih Nabi Muhammad ﷺ
Login
| ISBN: | ISBN |
| Status Buku: | Buku Tidak Tersedia |
| Penerbit: | Insan Kamil |
| Kategori: | Buku Anak |
| Penulis: | Herman Budi Zamroni |
| Jenis Cover: | Soft Cover |
| Jenis Isi: | HVS - Fullcolor |
| Bahasa: | Indonesia |
| Ukuran: | 17x17 cm |
| Berat: | 1500 gr |
| Halaman: | 12 Per Serial Halaman |
| Stok: | 0 Pcs |
1) Lahirnya Bayi Mulia
Di kota Mekah, seorang bayi istimewa lahir ke dunia. Bayi yang kelak akan menjadi rahmat bagi seluruh alam. Banyak peristiwa luar biasa yang terjadi saat kelahirannya, seperti api majusi yang padam, istana Kisra yang retak, dan cahaya yang menerangi negeri Syam. Semua itu adalah tanda bahwa bayi mulia ini bukanlah bayi biasa!
2) Pemuda Amanah
Sejak kecil, Nabi Muhammad ﷺ sudah dikenal sebagai anak yang baik dan berbudi luhur. Ketika tumbuh menjadi pemuda, beliau selalu berkata jujur, tidak pernah berbuat curang, dan selalu menepati janji. Karena akhlaknya yang mulia, beliau diberi gelar Al-Amin, yang berarti “orang yang dapat dipercaya”!
3) Manusia Pilihan
Di usia 40 tahun, Nabi Muhammad ﷺ sering menyendiri di Gua Hira, merenungi kehidupan. Hingga suatu malam, datanglah malaikat Jibril membawa wahyu pertama dari Allah. Sejak saat itu, Nabi Muhammad ﷺ diangkat menjadi Nabi dan Rasul terakhir, membawa cahaya Islam untuk seluruh dunia.
4) Mendakwahkan Kebenaran
Setelah menerima wahyu pertama, Rasulullah ﷺ mulai menyampaikan ajaran Islam. Awalnya, beliau berdakwah secara diam-diam kepada keluarga dan sahabat terdekat. Namun, ketika perintah Allah datang, Rasulullah ﷺ mulai berdakwah secara terbuka di hadapan penduduk Mekah.
5) Sabar dalam Iman
Buku ini menceritakan bagaimana Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabat menghadapi cobaan dengan hati yang penuh kesabaran dan keimanan. Dengan ilustrasi menarik dan bahasa yang mudah dipahami, anak-anak akan belajar bahwa kesabaran adalah kunci menuju kemenangan!
6) Tahun Kesedihan
Tahun itu adalah tahun yang penuh ujian bagi Nabi Muhammad ﷺ. Orang-orang yang beliau cintai pergi satu per satu, dan kesedihan pun menyelimuti hatinya. Namun, di balik air mata dan duka, ada pelajaran berharga tentang ketabahan, keimanan, dan harapan.
7) Perjalanan Isra' Mi'raj
Pernahkah kamu membayangkan sebuah perjalanan yang menakjubkan dalam satu malam? Nabi Muhammad ﷺ mengalaminya! Dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, beliau melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, lalu naik ke langit hingga bertemu Allah ﷻ!
8) Peristiwa Hijrah
Kaum Muslimin di Mekah menghadapi banyak kesulitan dan tekanan. Untuk menyelamatkan iman mereka, Rasulullah ﷺ dan para sahabat melakukan hijrah ke Madinah. Namun, perjalanan ini tidak mudah! Ada banyak rintangan, tapi pertolongan Allah selalu menyertai.
9) Madinah penuh Berkah
Setelah perjalanan hijrah yang penuh tantangan, Rasulullah ﷺ dan para sahabat akhirnya tiba di Madinah. Kota ini bukan hanya menjadi tempat tinggal baru, tetapi juga pusat pertumbuhan Islam yang penuh berkah! Di sini, persaudaraan semakin erat, masjid pertama dibangun, dan Islam semakin kuat.
10) Perang Badar Al-Kubro
Di tengah ancaman dari kaum Quraisy, Rasulullah ﷺ dan para sahabat harus menghadapi perang besar pertama dalam sejarah Islam: Perang Badar Al-Kubro. Meskipun jumlah pasukan Islam jauh lebih sedikit, dengan iman yang kuat dan pertolongan Allah, kemenangan pun diraih!
11) Perang Uhud penuh Hikmah
Perang Uhud menjadi ujian besar bagi kaum muslimin. Awalnya kemenangan hampir diraih, tetapi karena sebagian pasukan meninggalkan posisi mereka, kaum Quraisy berhasil membalikkan keadaan. Meski penuh tantangan, Rasulullah ﷺ dan para sahabat tetap tegar dan mengambil banyak hikmah dari peristiwa ini.
12) Perjuangan Membela Islam
Setelah Perang Uhud, kaum Quraisy dan suku-suku lainnya semakin berani mengancam kaum Muslimin. Mereka ingin menghancurkan Islam dan merebut Madinah! Namun, Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabat tidak gentar. Dengan penuh keberanian, strategi yang cerdas, dan doa kepada Allah, mereka berjuang mempertahankan kota Madinah.
13) Islam Semakin Berkembang
Setelah melalui berbagai ujian berat, Islam semakin berkembang. Kaum Muslimin di Madinah semakin kuat, dan Rasulullah ﷺ mulai mengirim surat kepada para raja dan pemimpin dunia untuk menyebarkan ajaran Islam. Namun, perjalanan ini tidak selalu mudah! Masih banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi.
14) Janji Allah selalu benar
Bertahun-tahun kaum Muslimin ditindas oleh kaum Quraisy. Mereka diusir dari kampung halaman dan dilarang masuk ke Mekah. Namun, Rasulullah ﷺ selalu yakin bahwa janji Allah pasti benar. Dengan kesabaran, strategi, dan keimanan yang kuat, akhirnya kaum Muslimin kembali ke kota suci dengan kemenangan besar tanpa pertumpahan darah!
15) Isyarat Perpisahan
Islam telah berjaya, dan cahaya kebenaran telah menyebar ke seluruh Jazirah Arab. Namun, ada isyarat yang membuat para sahabat bersedih, Rasulullah ﷺ mulai memberikan tanda-tanda bahwa beliau akan meninggalkan mereka. Dalam Haji Wada’ (Haji Perpisahan), beliau menyampaikan pesan terakhir yang penuh makna.
16) Alam Semesta Berduka
Setelah bertahun-tahun berjuang menyebarkan Islam, Rasulullah ﷺ jatuh sakit. Para sahabat mulai merasa cemas, dan suasana di Madinah menjadi muram. Hingga akhirnya, hari itu tiba… hari di mana seluruh alam semesta berduka karena wafatnya manusia paling mulia.